Berita Kriminal Hari ini-Aksi amoral membuat remaja 17 tahun warga Kecamatan Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang meringkuk dalam sel tahanan Polres Malang.

Pelaku berinisial MJ itu, ditangkap Tim Buser Polres Malang, Sabtu (25/8/2012) usai menggagahi Nia (bukan nama sebenarnya). Nia sendiri, dari hasil laporan dan pemeriksaan masih berumur 14 tahun. Nia juga tinggal di Kecamatan Sumbermanjing Wetan.















Saat kejadian, Nia dipaksa MJ melayani hasrat seksualnya saat diajak jalan-jalan sewaktu malam takbiran beberapa hari lalu. "Korban dipaksa melayani nafsu pelaku. Dari hasil pemeriksaan, kedua pelaku ini masih berusia belasan," ucap Kasatreskrim Polres Malang, AKP Decky Hermansyah, Sabtu (25/8/2012).

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, lanjut Decky, pelaku masih dimintai keterangan. Sesuai laporan orang tua korban, tindakan asusila itu dilakukan pelaku saat berada di sekitar Stadion Kanjuruhan dan Stadion Talok di Turen.

Sementara itu, MJ mengaku saat menggagahi Nia di Stadion Kanjuruhan, memakai sarung sebagai alasnya. "Saya gak maksa pak. Pacar saya justru yang minta berhubungan badan duluan," dalih MJ.

Ia menambahkan, selama malam takbiran, MJ memaksa Nia melayani hasrat seksualnya. Sebagai alasnya, MJ sudah menyiapkan sarung yang dia letakkan dalam jok sepeda motor miliknya(sumber lengkapnya di baca di: Berita Jatim.com)



Jika informasi ini bermanfaat bagi anda, share informasi ini , paling tidak keluarga, sahabat dan orang terdekat anda bisa terhindar dari tindak kejahatan seperti ini setelah membacanya..
Share on :

Anda Juga dapat memanfaatkan fasilitas pasang iklan gratis tanpa daftar, tanpa biaya dan aktif selamanya di
Terimakasih karena anda Berita kriminal tentang Gagahi Pacar 3 Kali, Remaja 17 Tahun Dibui dan bila berkenan anda bisa share artikel Gagahi Pacar 3 Kali, Remaja 17 Tahun Dibui ini dengan tombol share di Atas . Semoga Berita kriminal tentang Gagahi Pacar 3 Kali, Remaja 17 Tahun Dibui bisa menjadi pelajaran bagi kita semua, dan selalu bersikap waspada agar kejadian yang serupa tidak terjadi pada kita, keluarga dan orang terdekat kita.
0 comments

Arsip Kriminal